Jumat, 28 Maret 2014

contoh


1.     Cari langkah backup dan restore sistem
2.     Kesalahan” dasar pada komputer(hardware dan software)
3.     Masalah dan solusinya

Jawab:

1.  A.langkah backup dan restore sistem

Tutorial  Cara BackUp dan Restore System Komputer Windows 7. backup dan restore komputer, apa fungsinya ? fungsinya yaitu bilamana sistem operasi komputer kita sedang di landa masalah / error / gangguan lainnya yang serius maka kita tak perlu meng-instal ulang, cukup dengan mem-backup sistem tersebut :)

Penting : Melakukan backup system akan lebih baik jika sobat melakukannya setelah proses install ulang dimana telah terpasang driver dan aplikasi standar.



Cara BackUp System Komputer di Windows 7

Klik start, kemudian pada komputer pilih drive C: (tempat sistem operasi sobat) kmudian klik kanan. Pilih Properties >>  tools, kemudian klik BackUp now.
Klik Gambar Untuk Memperbesar
 So, pilih "Create a system image" maka WINDOWS akan mencari lokasi dimana backup image ditempatkan. Sobat dapat memilih dimana tempat backup yang sobat tempatkan (harus berbeda dengan drive C: / drive sistem operasi sobat). Sobat juga dapat memilih tempat backupnya di DVD.



Kemudian proses diatas (lihat gambar di atas) lalu klik next. Aplikasi akan mengkonfirmasikan sistem yang akan dibackup sebelum berlanjut ke langkah berikutnya (beri tanda centang apabila ingin melakukan backup, dan jika tak ingin melakukan backup, hilangkan centang). Klik next. Proses backup sedang berjalan, tunggu beberapa saat lamanya proses ini tergantung seberapa besar ukuran sistem operasi sobat.


Cara Membuat CD Recovery
Untuk menjalankan proses pemulihan hendaknya membuat CD Recovery yang akan membantu proses restore nantinya. Untuk itu kembali ke proses "Backup dan Restore". Pilih "Create a system repair disc" selanjutnya masukkan CD kosong ke optical drive. Klik next dan proses burn dimulai.

 Setelah proses selesai, Windows akan menampilkan jendela konfirmasi agar CD recovery siap digunakan dalam proses pemulihan.

Cara Restore System

Masukkan CD recovery ke optical drive, restart komputer. Atur boot agar dimulai dari CD/DVD ROM. Nantinya akan terbuka jendela "System Recovery Options". Pilih "Restore your computer using a system image that you created" klik next.
Cara Backup dan Restore Sistem Komputer dengan AOMEI Backuper
B.langkah backup dan restore sistem menggunakan AOMEI BACKUPER

Seperti yang kita tahu, sistem operasi komputer yang telah digunakan dalam waktu cukup lama kadang mengalami crash karena terjadi corrupt pada sistem file. Untuk mengatasi hal itu, sebagian besar pengguna komputer biasanya melakukan install ulang sistem operasi. Meski bisa menyelesaikan masalah, namun install ulang sistem operasi membutuhkan waktu yang cukup lama karena yang di install bukan hanya sistem operasinya saja tetapi juga seluruh aplikasi pendukung kerja komputer. Butuh waktu sekitar 2 - 3 jam untuk menyelesaikan install ulang sistem operasi beserta aplikasi tambahannya.

Alternatif lain untuk mengatasi crash pada sistem komputer tanpa melakukan install ulang adalah dengan melakukan backup dan restore sistem. Windows sudah menyediakan fasilitas system restore untuk melakukan pekerjaan tersebut. Ketika terjadi masalah, sistem Windows bisa dikembalikan ke keadaan sebelumnya pada saat file restore point dibuat. Namun kadangkala file ini menjadi sarang virus dan malware  karena sebagian besar antivirus tidak melakukan scan pada system restore.

Cara yang lebih mudah dan praktis untuk melakukan backup dan restore sistem komputer adalah menggunakan AOMEI Backuper. Software yang dibuat oleh
 AOMEI Technology ini bisa digunakan secara gratis bagi pengguna komputer bisnis dan rumahan.

Backup Sistem Komputer dengan AOMEI Backuper
Download AOMEI Backuper, install, dan jalankan aplikasinya. Klik "System Backup" pada menu "Backup"
AOMEI-Data-Backuper-1

Selanjutnya, pada "Task Name" Anda bisa mengubah nama file image yang akan dibuat. Pada "Step1" pilih drive yang akan di backup (system partition dan boot partition). Pada "Step2" Anda menentukan lokasi penyimpanan file image yang akan dibuat. Backup Option digunakan untuk memberikan komentar, mengatur kompresi, enkripsi, split file dan sebagainya. Pilihan ini bersifat opsional.
AOMEI-Data-Backuper-2

Terakhir, klik "Finish" untuk keluar dari system backup.
AOMEI-Data-Backuper-3

Proses backup yang dilakukan AOMEI Backuper tidak akan mengganggu perkerjaan Anda. Anda tetap bisa melakukan backup sambil mendengarkan musik, mengetik dokumen, dan aktivitas lainnya. Lamanyabackup tergantung dari kapasitas drive yang di-backup. Untuk sistem sebesar 16 GB memerlukan waktu hingga 10 menit. Jika hanya 3 GB menghabiskan waktu tidak lebih dari 3 menit.
Catatan: Backup sebaiknya dilakukan pada saat selesai install ulang sistem operasi dan aplikasi tambahan lainnya, sebelum terlalu banyak aktivitas ber-internet, keluar masuk Flashdisk dan install software-software yang tidak terlalu penting.

Restore Sistem Komputer dengan AOMEI Backuper
Restore sistem komputer dapat dilakukan jika terjadi kemungkinan seperti berikut
1. Sistem crash tanpa sebab yang jelas
2. Terjadi blue screen atau sistem tidak bisa booting
3. Infeksi virus, malware, trojan dan program berbahaya lainnya
4. Perubahan sistem konfigurasi karena salah pengaturan
5. Ketidakstabilan sistem karena instalasi software baru
6. Sistem komputer berjalan lambat dan dan sering not responding
Selain itu, gangguan juga bisa disebabkan faktor eksternal seperti pengaruh sumber daya (aliran listrik sering terputus), kerusakan komponen pendukung, getaran yang berlebihan ataupun panas yang terlalu tinggi.

Berikut adalah cara restore sistem komputer dengan AOMEI Backuper.
Jalankan AOMEI Backuper, pada menu "Restore". Klik salah satu daftar system restore yang pernah dibuat atau mencari file system restore pada "Path" yang berbeda. Beri tanda centang pada "System Reovery" kemudian klik "Next".
system restore - AOMEI Backuper

Ikuti langkah selanjutnya hingga proses restore selesai. Pada akhir proses akan muncul pop-up window yang memberitahukan untuk me-restart komputer. Proses restore akan tuntas setelah komputer di-restart.

Setelah sistem komputer di-restore, aplikasi yang Anda install setelah melakukan backup tidak bisa di-recovery. Anda harus meninginstall kembali aplikasi tersebut. Itulah cara backup dan restore sistem komputer dengan AOMEI Backuper.
  







2. A.Kesalahan-kesalahan dasar Hardware pada Komputer (masalah dan solusinya)

MASALAH : Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
Penyebab : Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard adalah tidak dikenalnya keyboard oleh komputer. Pada saat proses booting, tiba-tiba komputer macet dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error or no keyboard present”. Pesan tersebut diartikan bahwa pada saat proses booting, komputer tidak mendeteksi adanya keyboard.
Solusi : Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap dengan benar ke CPU. Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat. Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih muncul, kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak. Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa keyboardnya yang rusak. Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap muncul, berarti bukan keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja port keyboard di motherbord yang rusak.
MASALAH : Harddisk terdeteksi di bios tetapi tidak bisa digunakan
Penyebab : Firmware dari harddisk tersebut bermasalah.
Solusi : Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut.
MASALAH : PC sering hang
Penyebab :
-     Suhu processor terlalu panas.
-     PC terinfeksi virus.
-     Kerusakan pada OS.
-     Salah satu komponen tidak kompetibel dengan PC.
-     Kerusakan pada memory.
-     Kerusakan pada hardisk.
 Solusi :
-     Cek suhu processor bila panas ganti kipas pendinginnya.
-     Coba jalankan Program Norton Ulitilas, Antivirus
-     Coba lepas salah satu komponen PC yang dicurigai.
-     Cek memory apakah berfungsi dengan baik.
-     Cek hardisk dengan scandisk apakah ada bad sector.
MASALAH : Komputer pada saat dipakai sering mati mendadak
Penyebab :
-     Cuk ke power listrik atau stavol longgar.
-     Power supply tidak berfungsi baik.
-     Suhu PC terlalu panas terutama processor.
Solusi :
-     Periksa cuk listrik atau stavol sudah baik.
-     Coba cek power supply apakah berfungsi dengan baik.
-     Perbaiki/ganti colling pan/kipas pendingin.
MASALAH : Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
Penyebab : Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena kotornya komponen bola mouse. Karena komponen bola tersebut banyak bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih.
Solusi : Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 900 derajat. Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol serta sikat dengan kuas, lalu keringkan. Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen di dalamnya.
MASALAH : Layar monitor gelap ( gambar tidak keluar)
Pada waktu menghidupkan komputer lampu di CPU sudah menyala tetapi monitor tidak mengeluarkan gambar apa-apa, dan lampu pada monitor selalu berkedip-kedip.
ANALIASA:
1. Kabel VGA dari monitor tidak terpasang dengan benar pada port di CPU.
2. VGA card rusak
3. Monitor rusak
SOLUSI:
1.Periksa apakah kabel VGA dari monitor sudah terpasang dengan benar atau belum. Sebaiknya dicopot kemudian dipasang kembali untuk memastikannya.
2.Jika setelah dipasang kembali tetapi gambar tetap tidak keluar . maka kemungkinannya ialah VGA card pada CPU rusak. Hal ini bisa disebabkan oleh debu yang menempel pada slot VGA. Untuk menanganinya sebaiknya copot dan bersihkan VGA card dan slotnya.
3.Sebuah CPU umumnya memiliki sebuah VGA internal( bawaan ) , dan satu buah VGA eksternal( tambahan) . jika demikian coba untuk memasang kabel VGA ke port yang berbeda.

MASALAH: trouble shooting pada keyboard
ANALISA: kemungkinan-kemungkinan ganguan pada keyboard
tersumbat kotoran
per/plat sakelarnya lemah
rusaknya cip yang ada di dalamnya.

SOLUSI: lepas penutup kunci
bersihkan semua kotoran
perbaiki pe/plat yang rusak
tutup seperti semula.

MASALAH: MOTHER BOARD
ANALISA: Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
SOLUSI: Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS.

MASALAH: MASALAH PADA HARD DISK

ANALISA: Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan “harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan “press F1 to continou” setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan “Operating system not found”.

SOLUSI: Periksa kabel tegangan

MASALAH: Mengatasi Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW
ANALISA: Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)

SOLUSI:
1) Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2) Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3) Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men- set ualng optik tersebut.
4) Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud.


MASALAH: Batrey CMOS Rusak / Lemah.
ANALISA: Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
SOLUSI: Segera ganti Baterainya.
MASALAH: POST ( POWER ON SELF TEST )
POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.
POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di dalam ROM atau flash ROM BIOS. Secara umum proses dan prosedur yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama. Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.
1) Prosedur POST (Power on Self-Test)
POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :
a) Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar.
b) Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
c) Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.
d) Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
e) Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
f) Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
g) Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.
2) Pesan/Peringatan Kesalahan POST (Power on Self-Test)
Pesan/peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
CPU dan Monitor mati, tidak ada beep
1. Instalasi fisik ke tegangan listrik AC 110/220V2. Power supply
2
CPU hidup, Monitor Mati, Tidak ada beep
1. Instalasi kabel data dari VGA card ke Monitor2. Monitor
3
CPU hidup, Monitor Mati, ada beep
Disesuaikan dengan beep
Prosedur test POST yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa unit power supply dan monitor bekerja dengan baik. Jika tahap ini dapat dilewati maka bios mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun hasil dari POST selanjutnya ditunjukkan dengan kode beep apabila ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukkan sesuai dengan BIOS yang digunakan.
Kode Beep AWARD BIOS
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
1 beep pendek
PC dalam keadaan baik
2
1 beep panjang
Problem di memori
3
1 beep panjang 2 beep pendek
Kerusakan di modul DRAM parity
4
1 beep panjang 3 beep pendek
Kerusakan di bagian VGA.
5
Beep terus menerus
Kerusakan di modul memori atau memori video
Kode Beep AMI BIOS
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
1 beep pendek
DRAM gagal merefresh
2
2 beep pendek
Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3
3 beep pendek
BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.
4
4 beep pendek
Timer pada sistem gagal bekerja
5
5 beep pendek
Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6
6 beep pendek
Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7
7 beep pendek
Video Mode error
8
8 beep pendek
Tes memori VGA gagal
9
9 beep pendek
Checksum error ROM BIOS bermasalah
10
10 beep pendek
CMOS shutdown read/write mengalami errror
11
11 beep pendek
Chache memori error
12
1 beep panjang 3 beep pendek
Conventional/Extended memori rusak
13
1 beep panjang 8 beep pendek
Tes tampilan gambar gagal
Kode Beep IBM BIOS
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
Tidak ada beep
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
2
1 beep pendek
Normal POST dan PC dalam keadaan baik
3
beep terus menerus
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
4
Beep pendek berulang-ulang
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
5
1 beep panjang 1 beep pendek
Masalah Motherboard
6
1 beep panjang 2 beep pendek
Masalah bagian VGA Card (mono)
7
1 beep panjang 3 beep pendek
Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
8
3 beep panjang
Keyboard error
9
1 beep, blank monitor
VGA card sirkuit
Pada PC tertentu menggunakan tone yang pada prinsipnya sama dengan beep untuk memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara.
Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang dapat dilaksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baikdan terinstalasi dengan benar. User dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca text peringatan. Misalnya yaitu:
Keyboard error : untuk masalah pada keyboard
CMOS error : cmos battery error atau ada masalah pada setting peripheral
HDD not Install : harddisk tidak terpasang
Secara umum pesan/peringatan kesalahan yang ditampilkan mudah untuk difahami oleh user. Hanya saja pesan dalam bahasa Inggris.
3) Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi Pesan/Peringatan Kesalahan melalui POST (Power on Self-Test)
Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan melalui POST para peserta diklat harus memperaktekkan dan mengamati PC dari saat booting hingga selesai proses POST yang dilakukan oleh BIOS dan membaca buku manual setiap komponen PC, terutama motherboard. Dari situ akan diketahui banyak komponen, kegunaan, spesifikasi dan BIOS yang digunakan, termasuk setting pada BIOS nya.

B.Kesalahan-kesalahan dasar Software pada Komputer (masalah dan solusinya)
Ini bisa disebabkan oleh virus, atau karena file sistemnya ada yang hilang. Kerusakan software termasuk kerusakan yang ringan.
MASALAH: Bila muncul tulisan dimonitor insert system disk
Penyebab : kabel data pada hardisk yang kendor.
Solusi : Coba kencangkan kabel data ke hardisk, Bila belum bisa berarti sistemnya rusak dan langkah memperbaikinya yaitu diinstal ulang.
MASALAH: Bila muncul Sistem32 mising
Penyebab : berarti filenya ada yang hilang
Solusi : harus diinstal ulang OSnya.
MASALAH: Harddisk Muncul Pesan “Operating system not found”.
Penyebab : kemungkinan Operating system rusak
Solusi : bisa diatasi dengan install ulang atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya.
MASALAH: Sistem bekerja normal, tetapi Windows selalu masuk pada setting Safe Mode.
Penyebab : Terjadi konflik driver, IRQ, atau resources lainnya pada PC. Kemungkinan masalah yang lain, ada aplikasi software yang saling bertubrukan.
Solusi : Lepaskan semua card tambahan yang tidak digunakan kecuali menyalakan system PC. Buang semua driver yang tidak diperlukan, lalu setelah semua driver dibuang dibersihkan, restart PC Anda. Curigai aplikasi software-nya bila semua cara sudah Anda tempuh tetapi masalah tetap muncul.
MASALAH: Masalah BIOS
ANALISA: Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.

SOLUSI: Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.